
Mbay Nagekeo Terransanews.com – Malam itu, langit Mbay, ibu kota Kabupaten Nagekeo, seolah menjadi saksi perjumpaan nilai-nilai iman, persaudaraan, dan harapan. Ribuan pasang mata tertuju pada pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2026, sebuah perhelatan keagamaan yang bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Quran, melainkan ruang pembinaan generasi yang berakhlak, beriman, dan berkontribusi bagi masa depan daerah.
Di tengah semangat tersebut, dukungan datang dari Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Julie Sutrisno Laiskodat. Melalui bantuan sebesar Rp100 juta, Julie menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berbicara tentang infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga tentang investasi nilai-nilai moral, spiritual, dan kemanusiaan yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat.
Meski tidak dapat hadir secara langsung pada pembukaan MTQ yang berlangsung di halaman Masjid Alorongga pada Selasa malam, 23 Juni 2026, kehadirannya terasa melalui kehadiran Johanes Don Bosco Do Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Nagekeo
Kepada Terranusanews.com , dr. Don Bosco mengatakan bahwa MTQ merupakan momentum yang melampaui batas-batas kompetisi.
“MTQ bukan hanya tentang siapa yang terbaik melantunkan ayat-ayat suci. MTQ adalah ruang pembinaan karakter, ruang perjumpaan nilai-nilai keagamaan, dan ruang untuk memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman yang menjadi kekayaan Nusa Tenggara Timur.“
Menurutnya, Julie Sutrisni Laiskodat memandang kegiatan keagamaan seperti MTQ sebagai bagian penting dari upaya membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.
Dukungan tersebut juga menjadi pesan bahwa toleransi dan kebersamaan harus terus dirawat. Di provinsi yang dikenal dengan keragaman agama, budaya, dan tradisi, MTQ hadir sebagai simbol bahwa perbedaan bukanlah alasan untuk berjarak, melainkan kesempatan untuk saling menguatkan.
Senada dengan itu, Tenaga Ahli Julie Laiskodat, Veronika Aja, menegaskan bahwa dukungan yang diberikan merupakan bentuk nyata komitmen Partai NasDem dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Baginya, MTQ adalah ruang pembentukan karakter generasi muda yang semakin penting di tengah berbagai tantangan zaman.
“Di tengah arus perubahan yang begitu cepat, generasi muda membutuhkan pegangan nilai. MTQ menjadi salah satu wadah yang membantu membentuk moral, etika, dan kecintaan terhadap ajaran agama sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Ketua Panitia Pelaksana, Imanuel Ndun, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi kelancaran penyelenggaraan kegiatan yang menghadirkan peserta dari berbagai kabupaten dan kota di NTT.
Lebih dari sekadar bantuan materi, dukungan itu menjadi suntikan semangat bagi seluruh panitia dan peserta yang telah bekerja keras menyukseskan MTQ tingkat provinsi di Nagekeo.
Di tengah lantunan ayat-ayat suci yang menggema dari arena MTQ, terselip harapan besar bahwa kegiatan ini mampu melahirkan qari dan qariah terbaik yang tidak hanya membanggakan daerah di tingkat nasional, tetapi juga menjadi teladan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
MTQ XXXI NTT di Mbay akhirnya menjadi lebih dari sebuah agenda tahunan. Ia menjelma menjadi panggung persaudaraan, tempat nilai-nilai keagamaan bertemu dengan semangat kebhinekaan, serta ruang di mana masyarakat Nusa Tenggara Timur kembali meneguhkan keyakinan bahwa masa depan yang damai dan harmonis hanya dapat dibangun melalui penghormatan terhadap iman, kemanusiaan, dan persatuan.
Di tengah keberagaman yang menjadi identitas NTT, dukungan dari Julie Sutrisno Laiskodat, Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem menjadi bukti bahwa kebersamaan masih hidup, tumbuh, dan terus dirawat demi generasi yang lebih baik di masa mendatang. (TNN/Irminus Deni)




